Artikel Terkait

Sunday, August 18, 2013

Apa yang bisa kita Lakukan untuk membantu penderita Kanker?

Judul diatas sengaja saya buat untuk menjawab SMS yang  masuk yang menyampaikan kabar sekaligus pertanyaan yang kurang lebih redaksinya begini " Pak, ibu saya terkena kanker Payudara dan sudah dlakukan operasi pengangkatan kedua-duanya, dan sekarang ada benjolan di leher, kata dokter itu Kanker, makanan apa yang harus dihindari? Kurang lebih demikian bunyi kalimat SMS tersebut. Ini terkait dengan tulisan saya sebelumnya tentang makanan yang sebaiknya dihindari bagi penderita Kanker, Tumor, Kista dan sejenisnya.

Nah supaya banyak orang yang mendapatkan manfaat, tulisan ini sengaja saya buat sehingga tidak hanya berhenti satu orang saja, dan dengan pertimbangan jika jawaban disampaikan melalui sms maka ruangnya terlalu sempit, sehingga justru tidak lengkap dan kadang akan mengaburkan makna sesungguhnya.

Sedikit mengulang tulisan sebelumnya, bahwa makanan yang sebaiknya dihindari atau dikurangi/dibatasi konsumsinya (khususnya bagi penderita Kanker, Tumor, Kista dan sejenisnya) secara garis besar adalah:

1. Makanan/Buah/Sayuran yang banyak mengandung Gas dan atau Getah, contoh: Kubis, Nangka
2, Makanan/Bahan Makanan/Bumbu yang merupakan hasil Fermentasi, contoh: Tape/Peyeum/Tape Uli, Terasi dll
3 Makanan Pedas Merangsang, Contoh: Cabe, Merica, Pala dan sejenisnya
4. Makanan Berkadar lemak linggi : Daging Babi, Daging Kambing, Ikan Patin, Cumi-Cumo, Sotong, Gurita, Kepiting, Rajungan dan sejenisnya.

Adapun Makanan/Buah/Sayuran yang dianjurkan:

1. Makanan yang banyak mengandung Anti Oksidan dan Betakaroten secara gampangnya sayur/buah yang berwarna kuning-Merah seperti Jus Wortel, Jambu Air Merah. Perlu diketahui bahwa berdasarkan hasil riset bahwa untuk wortel sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan matang (setelah dimasak). Jadi tidak perlu takut vitamin akan hilang jika dimasak.

2 Makanan/Minuman yang bisa meningkatkan imunitas (kekebalan) tubuh seperti Madu, Royal Jelly, Propolis, Klorofil dan sejenisnya.

3. Makanan yang berserat (sayuran dan buah buahan).

Hal lain yang dianjurkan adalah melakukan detoksifikasi usus (pembersihan usus dan lambung), dengan berbagai cara misalnya berpuasa, membatasi asupan karbohidrat dan memperbanyak sayuran terutama yang diolah secara organik (sekarang sudah banyak beredar dalam bentuk instant/siap konsumsi). Dengan detoksifikasi usus diharapkan sisa sisa makanan yang belum keluar/terbuang (biasanya akan menimbulkan gas dan radikal bebas) akan segera terbuang keluar

Anjuran lainnya adalah menjaga penderita Kanker agar tetap Relaks (kondisi istirahat) terutama pikirannya, usahakan alihkan fokus pikiran yang tadinya memikirkan penyakit yang diderita ke hal hal lain yang lebih produktif dan bersifat konstruktif dan rehabilitatif (pemulihan).

Jauhkan penderita dari STRESS. Stress ini bisa bermacam macam, walaupun orang sering menyamakan Stress dengan pikiran yang tertekan Memang yang paling utama dijaga adalah agar penderita Kanker, Tumor, Kista dan sejenisnya dari tekanan pikiran, namun tidak kalah penting juga perlu dijaga yaitu Stress lingkungan seperti lingkungan yang terlalu bising karena rumah pinggir jalan raya, kondisi Suhu yang terlalu panas dan Oksigen yang sedikit atau banyak tercemar (karena tinggal di daerah perkotaan) dll.

Akan lebih baik jika penderita Kanker, Tumor, Kista dan sejenisnya di bawa/berada di lingkungan Pedesaan, Gunung, Hutan yang alami, segar, lingkungan sekitar banyak pemandangan hijau hijauan yang tampak menyegarkan dan sejenisnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah Support/Dukungan keluarga sebagai penyemangat hidup, selalu yakinkan kepada penderita bahwa kondisi yang dialaminya bukan akhir dari segalanya. Biasakan ajak penderita untuk Berdzikir, membaca Al Qur'an, Berdoa, Istighfar, kegiatan ini bukan bertujuan untuk menimbulkan pesimisme namun justru untuk menumbuhkan optimisme penderita dan perbaikan metabolisme tubuh dari dalam melalui Spiritualitas Penderita kepada Yang Maha Kuas.

Demikian sekilas mengenai Apa yang bisa kita Lakukan untuk membantu penderita Kanker?

Semoga bisa membantu, dan apabila anda merasakan ini bermanfaat bagi orang orang disekitar anda baik keluarga, saudara, kerabat, teman, kolega atau siapapun yang dirasa perlu mendapat informasi ini tolong sudilah kiranya menyebarkan/menyampaikan informasi ini sehingga banyak pihak yang mendapatkan manfaat dan Kita-pun berpotensi mendaatkan PAHALA karena menyebarkan sesuatu yang bermanfaat, Amin amin amin.


Sunday, July 7, 2013

Catatan Pelatihan Bekam di Malang (Kursus Bekam Malang)

Menindaklanjuti beberapa permintaan untuk belajar Bekam  (Pelatihan Bekam di Malang, Kursus Bekam Malang, Kursus Hijamah) akhirnya hari Kamis kemarin tepatnya tanggal 4 Juli 2013 jadi dilaksanakan sharing bagi yang telah lama ingin belajar bekam dan kebetulan kesulitan mencari orang yang bersedia mengajari Teknik bagaimana melakukan Bekam yang benar.

Belajar Bekam  (Pelatihan Bekam di Malang, Kursus Bekam Malang, Kursus Hijamah) sesuai kesepakatan dengan para peserta diadakan di rumah salah seorang peserta yang tinggal di Jl Danau Bratan Malang. Kali ini proses Belajar Bekam dikemas dengan metode Santai, tanya jawab dan lebih menekankan pada praktek bagaimana cara melakukan Bekam/ Hijamah dengan benar.

Hal ini untuk menjawab kebutuhan orang orang yang sangat menginginkan untuk Belajar Hijamah/Bekam tanpa harus melalui pendidikan formal namun tetap bisa melakukan praktek Hijamah/Bekam dengan aman dan nyaman.

Kami siap untuk memberikan Pelatihan cara melakukan Bekam/ Hijamah khususnya di seputar kota Malang seperti Kediri, Probolinggo, Blitar atau di sepuar kota Madiun seperti Ponorogo, Ngawi, Magetan, namun tidak menutup kemungkinan di kota lain.

Apabila kebetulan anda (bapak/ibu), keluarga  dan teman anda mempunyai minat yang sama untuk belajar Bekam/Hijamah/Kop/ Cantuk/ Cupping namun kesulitan mencari orang yang bersedia mengajarinya, silahkan hubungi saya Dita Himawan Sucipto (laki laki), Hp 081317526565, Pin BB 32F65B27

Thursday, July 26, 2012

Mengapa dianjurkan Mengkonsumsi Kurma saat Berbuka Puasa

Mumpung momentnya masih bulan Romadhon setelah lama tidak bikin tulisan kali ini kami sajikan sedikit tulisan yang masih berhubungan dengan dunia kesehatan atau terapi. Berhubung momentnya Romadhon maka kali ini kami mengangkat isu tentang Anjuran mengkonsumsi buah kurma saat berbuka puasa.

Bagi sebagian orang terutama kaum Muslim tentu sudah Mahfum dengan Hadits yang menganjurkan berbuka puasa dengan Kurma seperti yang dilakukan Rosululloh SAW. Nah kali ini sedikit dibahas mengapa buah Kurma baik yang masak yang masih segar maupun yang sudah disimpan beberapa lama penting bagi kita saat berbuka.

Kurma mengandung Glukosa yang cukup. Seperti diketahui Glukosa adalah merupakan jenis Gula sederhana dan merupakan senyawa yang paling siap dan mudah untuk dicerna oleh tubuh dalam hal ini diserap oleh usus. Seperti diketahui bahwa setelah berpuasa sekitar 12 jam tubuh tanpa asupan makanan dari luar, memerlukan gula dalam bentuk paling sederhana yang siap dicerna oleh usus dan selanjutnya segera diubah menjadi energi melalui proses siklus Kreb dengan bantuan oksigen.

Kurma juga mengandung serat yang mencukupi yang relatif mudah dicerna oleh usus. Itulah sedikit alasan mengapa Rosululloh menganjurkan berbuka dengan Kurma , semoga bermanfaat!!!